..

love

Kamis, 30 Mei 2013

Dasar-Dasar Morfologi


v  Morfem adalah bentuk terkecil yang dapat membedaka makna dan atau mempunyai makna. Wujud morfem dapat berupa imbuhan, klitika, partikel dan kata dasar (misalnya –an, -lah, -kah, bawa).
v  Morf adalah nama untuk sebuah bentuk yang belum diketahui statusnya (misal: {i} pada kenai)
v  ; sedangkan alomorf adalah nama untuk bentuk tersebut kalau sudah diketahui statusnya (misal [b¶r], [b¶], [b¶l] adalah alomorf dari morfem ber-. Atau bias dikatakan bahwa anggota satu morfem yang wujudnya berbeda, tetapi yang mempunyai fungsi dan makna yang sama dinamakan alomorf.
v  Morfologi adalah bidang linguistic yang mempelajari Morfem atau mempelajari hubungan antar Morfem untuk membentuk sebuah kata.
v  Proses Morfologi adalah proses pembentukan kata - kata dari satuan lain yang merupakan bentuk dasarnya
v  Afiksasi adalah penambahan dengan afiks. Afiks itu selalu berupa morfem terikat, dan dapat ditambahkan pada awal kata (prefiks) dalam proses yang disebut prefiksasi, pada akhir kata (sufiks) dalam proses yang disebut sufiksasi, untuk sebagian pada awal kata serta untuk  sebagian pada akhir kata (konfiks, ambifiks, atau simulfiks) dalam proses yang disebut konfiksasi, ambifiksasi atau simulfiks, atau di dalam kata itu sendiri  sebagai suatu “sisipan” dalam proses yang disebut infiksasi.
v  Infiks adalah yang diimbuhkan dengan penyisipan di dalam dasar itu dalam proses yana namanya “infeksasi”.Konflik atau simulfik atau ambifik sirkumsik yangdi imbuhkan untuk sebagian di sebelah kiri dasar dan untuk sebagian kanannya dalam proses yang dinamai konfiksasi  atau simulfiksasi atau ambifiksasi atau sirkumfiksasi.
v  Morfofonemis mempelajari perubahan-perubahan fonem yang timbul sebagai akibat pertemuan morfem dengan morfem lain. Morfem ber-, misalnya, terdiri dari tiga fonem, ialah /b, ə, r/. Akibat pertemuan morfem itu dengan morfem ajar, fonem /r/ berubah menjadi /l/, hingga pertemuan morfem ber- dengan morfem ajar menghasilkan kata belajar.
v  Reduplikasi (kata ulang) adalah proses morfemis yang mengulang bentuk dasar, baik secara keseluruhan, secara sebagian, maupun dengan perubahan bunyi. (Chaer, 1994:182).


http://www.google.co.id/search?q=dasar+dasar+morfologi&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firef

Tidak ada komentar:

Posting Komentar